Menara Pisa yang ada di kota Pisa merupakan salah satu ikon terkenal dari Italia. Yang membuat menara satu ini populer adalah Karenna penampilannya yang aneh.

Sekilas, Menara Pisa memiliki tampilan layaknya bgangunan yang mirip seperti menara lain namun jika menara lain berdiri tegak lurus, Menara Pisa jutsru miring seperti akan jatuh ke tanah.

Menara Pisa mungkin memang tak setinggi menara Eiffel di Paris, namun siapa sangka jika untuk membangun menara ini, Italia membutuhkan waktu jauh lebih lama dari pembangunan Menara Eiffel.

Menara Pisa dibangun pada tahun pertama kali di tahun 1173. Pada tahun 1178 para pekerja berhasil membangun hingga lantai ketiga.

Sayangnya, pembangunan ini harus terhenti karena perang dengan negara – negara yang ada di sekitar Italia.

Pembangunan menara Pisa kembali dilanjutkan pada tahun 1272 namun pembangunan ini hanya berlangsung selama 12 tahun sebelum kembali terhenti karena perang.

Pembangunan baru selesai di akhir abad ke 13 dengan selesainya ruang lonceng pada tahun 1372 atau sekitar 199 tahun sejak pertama kali dibangun.

Walau tak sesempurnak menara pada umumnya, namun ternyata selama Perang Dunia II, Menara Pisa justru dijadikan sebagai salah satu markas militer bagi tentara Jerman.

Walaupun bentuknya yang miring bisa membuat menara ini jadi sasaran empuk bagi musuh, namun tentara Jerman merasa menara yang tinggi bisa menjadi tempat yang tepat untuk mengawasi keadaan di sekitar daerah tersebut.

Kalian juga mungkin bertanya – tanya kenapa Menara pisa bisa miring.

Penyebab utamanya adalah karena fondasi yang dangkal ditambah dengan struktur tanah yang lunak terdiri dari pasir, tanah liat, dan endapan dari sungai Tuscanom Arno, dan Serchio membuat tanah tidak stabil untuk menopang seluruh bangunan.

Kesalahan ini sebenarnya sudah disadari oleh pekerja saat itu. Karena, saat pengerjaan sudah sampai di lantai 2, bangunan yang seharusnya lurus justru semakin miring setiap harinya.

Selain itu, ternyata menara Pisa bukanlah satu – satunya bang7unan miring yang ada di kota tersebut. karena, masalah struktur Tanah yang tidak stabil tadi, disekitar menara Pisa juga ada banyak bangunan yang miring.

Gereja San Nicola yang berjarak setengah mil dari menara juga memiliki bangunan yang miring. Hal yang sama juga terjadi pada gereja San Michele degli Scalzi yang berjarak dua mil sebelah timur dari menara juga miring sekitar 5 derajat.

Namun, walaupun menara Pisa menjadi salah satu destinasi turis dunia, nyatanya hingga sekarang taka da yang tahu siapa sebenarnya arsitek yang membangun Menara Pisa.

Banyak orang meyakini Bonanno Pisano sebagai arsitek asli Menara Pisa, namun Bonanno Pisano bukanlah satu – satunya arsitek yang membuat menara ini.

Selain Bonanno ada Guglielmo yang juga membantu merancang desain Menara Pisa. Setelah Bonanno Pisano, ada Giovanni di Simone yang kemudian mengambil alih pada tahun 1272. Terakhir Menara Pisa ditangani dan diselesaikan oleh Tommaso pada tahun 1372.

Setelah masa pembangunannya selesai, tanah di sekitar Menara Pisa akan semakin lemah dan membuat kemiringan sebesar 0,2 derajat meningkat setiap tahunnya.

Pada tahun 1990, kemiringan Menara Pisa mencapai 5,5 derajat. Hal ini membuat pemerintah Italia khawatir jika salah satu peninggalan sejarah ini akan jatuh suatu hari nanti.

Untuk mencegah hal tersebut, tim insinyur di Italia berusaha meratakan tanah dan memperbaiki Menara Pisa.

Sayangnya perbaikan ini tidak menghentikan kemiringan Menara Pisa yang terus bertambah hingga pada tahun 2008 para insinyur berhasil membuat kemiringannya berhenti.

Menurut para ahli, Menara Pisa akan bertahan setidaknya selama 200 tahun. Jika tidak dilakukan perbaikan maka menara akan kembali bertambah miring setiap waktunya.

Itulah sejarah lengkap mengenai menara Pisa yang harus kalian tahu. Semoga bermanfaat.