Big Ben London, Sejarah dan Keindahan Yang Menjadi Satu

Berwisata ke London rasanya kurang jika tidak mengunjungi ikon di kota London tersebut. ikon di kota London, Inggris yang mendunia adalah Big Ben.

Saat orang mendengar kata big ben tentu saja akan langsung mengarah ke kota London. Big ben sendiri merupakan sebuah bangunan jam raksasa yang terkenal di London.

Fakta ini mungkin jarang diketahui oleh kita semua, sebenarnya Big Ben ini hanyalah nama julukan saja untuk jam raksasa itu.

Jam besar yang menjadi ikon di London Inggris ini sebenarnya memiliki nama asli. Awalnya nama jam ini adalah Santo Stefanus, namun pada tahun 2012 berganti menjadi Menara Elizabeth.

Setelah tahu nama asli dari Big Ben, sekarang kita harus mengetahui asal-usul pembuatan Big Ben. Sebenarnya Big Ben ini dibangun karena sebuah keinginan pemerintah, sekitar tahun 1834 tepatnya bulan Oktober.

Terjadi kebakaran di Istana Westminster yang merupakan tempat bekerja parlemen Inggris. Setelah kebakaran, Big Ben merupakan salah satu menara jam yang ingin dibangun disana. Astronomi Inggris bernamaSir George Airy yang pertama kali mengusulkan ide ini.

Ia ingin supaya berdiri jam yang dilakukan pengecekan rutin sehari dua kali oleh Obseravatiorium kerjaan di Greenwich.

Jam Big Ben dirancang oleh August Pugin yang dibuat dari kerangka besi yang diameternya mencapai 7 meter dan membutuhkan sebanyak 312 buah kaca opal. Beberapa kaca bahkan bisa dilepas untuk memudahkan pengecekan dan perawatan.

Jam yang terkenal dengan keakuratannya ini teknologinya dibuat oleh pembuat jam amatir Edmund Beckket Denison dan Sir George Airy.

Lalu penyempurnaan jam itu diserahkan kepada pakar pembuat jam Edward John Dent yang meninggal sebelum pekerjaan itu rampung, jam itu akhirnya dirampungkan anaknya yang bernama Frederic Dent. Jam ini benar-benar selesai dibangun pada tahun 1859.

Ternyata nama Big Ben ini tidak diambil sembarangan, ada dua versi kisah yang menceritakan bagaimana nama “Big Ben” bisa menjadi julukan dari menara Elizabeth itu.

Yang pertama adalah nama Big Ben ini diambil dari nama kepala dinas pekerjaan umum London bernama Sir Benjamin Hall saat jam itu dibuat.

Namun versi lain mengatakan jika nama Big Ben diambil dari nama seorang petinju kelas berat saat itu bernama Benjamin Caunt.

Nama itu diambil karena Benjamin adalah orang berperawakan tinggi dan besar sama seperti jam Big Ben.

Ikon yang terletak di puncak menara Santo Stephen yang ada di istana Westminster yang merupakan tempat kerja parlemen Inggris ini pertama kali beroperasi pada tanggal 31 Mei 1859. Kini jam itu sudah berusia 158 tahun.

Big Ben mengalami beberapa kali renovasi, siapa bilang jam ini tidak bisa rusak? Big Ben pernah rusak dan tidak beroperasi selama dua tahun ketika terjadi Perang Dunia 1.

Beberapa renovasi besar pernah dilakukan. Salah satunya yang terbesar adalah pada tahun 1983-1985, pada tahun 2017 ini Big Ben juga sedang menjalankan beberapa renovasi besar yang mungkin membutuhkan waktu 3 tahun. Renovasi ini meliputi perbaikan mekanisme jam dan perawatan.

Ketika berkunjung ke London memang wajib sekali untuk pergi melihat menara Big Ben yang mendunia itu. Kita bisa berfoto-foto di sana dan bisa dijadikan sebagai kenang-kenangan.

Itulah bagaimana sejarah dan fakta menarik mengenai Big Ben dari London. Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat.